Tugas IBD (Ilmu Budaya Dasar) Minggu 2
Cinta memiliki banyak pengertian. Secara filosofis, cinta adalah sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih, dan kasih sayang. Namun secara biologis, cinta merupakan efek dari kombinasi hormon dopamin, endorfin, dan oksitosin.
Robert J. Sternberg, seorang psikolog dari Amerika Serikat, memiliki teori tentang cinta yang digambarkan menggunakan segitiga. Komponen segitiga tersebut terdiri dari keintiman, hasrat, dan komitmen. Berikut adalah gambaran dari teori Sternberg:
Robert J. Sternberg, seorang psikolog dari Amerika Serikat, memiliki teori tentang cinta yang digambarkan menggunakan segitiga. Komponen segitiga tersebut terdiri dari keintiman, hasrat, dan komitmen. Berikut adalah gambaran dari teori Sternberg:
Ketiga komponen cinta tersebut akan menentukan cinta macam apa yang terjalin diantara manusia. Untuk lebih lengkapnya kalian bisa langsung melihat gambaran teori Sternberg dari gambar diatas.
Dalam agama pun juga mengenal konsep tentang cinta. Cinta dalam agama memiliki tujuan untuk menjauhkan manusia dari perbuatan tercela, mendekatkan diri kepada tuhan, dan melanjutkan keturunan.
Bentuk-bentuk cinta diantaranya ada dalam bentuk manusia ke hewan, tuhan, atau sesama manusia. Misalnya bentuk cinta antara manusia dan tuhan bisa berupa ketaatan manusia dalam menjalankan perintahnya. Cinta antara manusia dan hewan bisa berupa mengasih makan hewan yang terlihat kelaparan di jalan. Dan cinta antara manusia terhadap sesama dapat berupa membantu orang yang baru saja mendapat musibah.
Dalam cinta juga dapat menimbulkan kasih sayang dan kemesraan. Kasih sayang dapat disebut juga dengan afeksi. Dalam bahasa inggris, kata ini berarti hubungan antara dua orang atau lebih yang lebih dari sekedar simpati atau persahabatan. Selain itu juga cinta dapat menimbulkan kemesraan. Mesra berarti sangat erat atau lekat dalam KBBI. Hal ini biasanya timbul dari perasaan cinta yang sudah terjalin cukup lama.
Pemujaan juga merupakan salah satu bentuk cinta. Hal ini biasanya terdapat dalam konteks agama. Cinta yang sangat besar terhadap tuhan bisa menimbulkan pemujaan. Selain terhadap tuhan, cinta ini juga dapat timbul kepada entitas yang diagungkan.
Kemudian yang terakhir terdapat belas kasihan dan cinta erotis. Belas Kasihan merupakan salah satu bentuk cinta. Biasanya muncul ketika salah satu pihak baru saja mendapat kesusahan. Perasaan ini dapat timbul diantara sesama manusia atau makhluk hidup lainnya. Misal jika kita mendapatkan teman kita baru saja tertimpa musibah banjit misalnya, mungkin kita akan tergerak untuk membantunya entah dalam bentuk materil ataupun moril. Sedangkan cinta erotis merupakan bentuk ungkapan cinta yang ditunjukkan hanya karena hasrat dan keintiman. Cinta jenis ini biasanya kurang bagus untuk budaya timur seperti budaya di negara Indonesia ini. Hal ini dikarenakan cinta jenis ini dapat merugikan salah satu pihak atau bertentangan dengan norma umum dari masyarakat.
Referensi:
ohh jadi itu cinta :v
ReplyDelete