Teori Ekonomi&Manajemen

Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara mengolah barang dan jasa yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Sedangkan manajemen adalah seni menyelesaikan masalah melalui orang lain.

Berikut akan dipaparkan teori-teori ekonomi dan manajemen menurut 10 orang pakar.

Ekonomi

George Akerlof
Dikenal luas berkat teorinya The Market for Lemons: Quality Uncertainty and The Markets Mechanism dimana ia mengidentifikasikan pasar yang dipengaruhi perbedaan informasi. Teori ini menjelaskan bagaimana pasar bisa jatuh akibat ketimpangan informasi tentang produk diantara penjual dan pembeli. Teori ini dapat dijelaskan secara sederhana sebagai berikut:

"Misal, terdapat penjual jeruk dalam suatu pasar. Penjual tahu mana jeruk yang mempunyai kualitas bagus dan jelek, sedangkan pembeli tidak. Sang penjual akan menahan barang yang bagus dan akan menawarkan barang yang jelek. Harga barang yang jelek dijual dengan harga rata-rata diantara harga barang yang bagus dan barang yang jelek sehingga pembeli tertarik membeli. Setelah barang yang jelek terjual, praktis batang yang bagus bisa keluar dari pasar bersama sang penjual. Pembeli yang kecewa terhadap barang yang jelek mengalami penurunan tingkat kepercayaan terhadap pasar tersebut. Akibatnya pasar jeruk pun akan jatuh."

Dalam teorinya, Akerlof menggunakan istilah "Lemons" untuk barang yang jelek. Dan ia dianugerahi Nobel Memorial Prize in Economic Sciences pada 2001 berkat teorinya.

Adam Smith
Dikenal luas sebagai The Father of Capitalism, karya Adam Smith yang paling tersohor adalah teorinya tentang kapitalisme dalam bukunya The Wealth of Nations. Kapitalisme merupakan paham ekonomi yang menekankan pada keuntungan maksimal. Misal ada orang yang memiliki usaha. Orang ini akan mengeksploitasi sumber dayanya untuk memperoleh keuntungan yang dia harapkan dengan berbagai cara, misal promosi, penciptaan kebudayaan, dsb. Sumber dayanya dapat berupa modal, buruh, bahan mentah, dll. Ada pandangan juga bahwa kebaikan yang kita peroleh dari sang pengusaha bukanlah kebaikan, melainkan kepentingan mereka. Kita bicara dengan mereka juga bukan karena kebutuhan kita, melainkan untuk keuntungan mereka. Pandangan yang bertolak-belakang dari itu juga diutarakan; adanya kaum kapitalis menjadikan ekonomi suatu negara dapat berjalan dengan cara menjaga harga-harga tetap rendah, menyejahterakan masyarakat, dan membuat negara menjadi makmur intinya. Selain itu paham ini juga memiliki sisi politisnya. Misal suatu pengusaha masuk dalam ranah politik, katakanlah sebagai regulator. Akibatnya perusahaannya dapat mendapat keuntungan dalam hal regulasi terkadang. Karena kapitalisme yang menggunakan berbagai cara untuk memperoleh keuntungan, maka kapitalisme dan politik merupakan kombinasi yang menguntungkan untuk perusahaan namun membahayakan bagi lawan perusahaan.

John Maynard Keynes
Argumentasinya tentang untuk mencapai kedamaian yang menyeluruh, bukan untuk mencapai keadilan, tetapi untuk kebaikan seluruh eropa, termasuk kerja sama dalam kekuatan.

Karl Marx
Teori ekonominya bernama sosialisme. Prinsip sosialisme adalah sumber daya, dapat berupa modal, alat, dan bahan, adalah milik masyarakat. Masyarakat ini dalam teorinya disebut kaum proletar. Kaum proletar adalah kaum buruh. Teori ini dikemukakan dalam maksud juga untuk memprotes teori kapitalisme. Karena kaum buruh mendapat bagian yang tidak setara dengan kaum kapitalis. Imbalan untuk kaum proletar tidak setara dengan hasil kerjanya.

Aristotle
Pengertian ilmu ekonomi menurut Aristoteles merupakan sebagai sutau cabang dapat digunakan dengan dua jalan yaitu kemungkinan untuk dipakai dan kemungkinan untuk ditukarkan dengan barang. Nilai pemakaian dan nilai pertukaran.

Manajemen

Mary Parker Follet
Manajemen adalah suatu seni, tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
George R. Terry
Manajemen adalah proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber-sumber lain. Manajemen ialah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.
James A.F Stoner
Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usahda dari anggota entitas/organisasi dan juga mempergunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
Ricky W. Griffin
Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Henry Fayol
Manajemen adalah ilmu yang mengandung gagasan atau ide 5 fungsi utama yaitu merancang, memerintah, mengorganisir, mengendalikan dan mengkoordinasi.

Daftar Pustaka

Akerlof, George. 1970. The Market For Lemons: Quality Uncertainty and The Market Mechanism. Quarterly Journal of Economics.

Smith, Adam. 1976. The Wealth of Nations. W. Strahan and T. Cadell. London.

https://www.zonareferensi.com/pengertian-manajemen/

Comments

Popular posts from this blog

Tugas M10: Tanggung Jawab, Pengabdian, dan Pengorbanan

Tugas M8 : Manusia dan Pembalasan